Kamis, 20 November 2008

Perkembangan Teknologi Informasi

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Menurut Rosenberg (2001), dengan berkembangnya penggunaan TIK ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu:(1) dari pelatihan ke penampilan,
(2) dari ruang kelas ke di mana dankapan saja,
(3) dari kertas ke “on line” atau saluran,
(4) fasilitasfisik ke fasilitas jaringan kerja,
(5) dari waktu siklus ke waktunyata.
Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dsb. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut.Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet. Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “cyber teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet. Istilah lain yang makin poluper saat ini ialah e-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet.
Menurut Rosenberg (2001; 28), e-learning merupakan satu penggunaan teknologi internet dalam penyampaian pembelajaran dalam jangkauan luas yang belandaskan tiga kriteria yaitu:
(1) e-learning merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan, mendistribusi dan membagi materi ajar atau informasi,
(2) pengiriman sampai ke pengguna terakhir melalui komputer dengan menggunakan teknologi internet yang standar,
(3) memfokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran di balik paradigma pembelajaran tradisional.
Saat ini e-learning telah berkembang dalam berbagai model pembelajaran yang berbasis TIK seperti: CBT (Computer Based Training), CBI (Computer Based Instruction), Distance Learning, Distance Education, CLE (Cybernetic Learning Environment), Desktop Videoconferencing, ILS (Integrated Learning Syatem), LCC (Learner-Cemterted Classroom), Teleconferencing, WBT (Web-Based Training), dsb.
Oleh: Prof. Dr. H. Mohamad Surya* Selengkapnya...

Kamis, 06 November 2008

BIOGRAFI RUPERT GRINT

"RUPERT ALEXANDER GRINT" lahir pada tanggal 24 Agustus 1988 . Adalah seorang aktor berkebangsaan Inggris yang di kenal perannya sebagai "Ron Weasley" dalam film "HARRY POTTER" . Grint dilahirkan di Watton-at-Stone.Merupakan sulung dari lima bersaudara.Pada Juli 2004 , Grint lulus dari Richard Hale School.Dan mengambil pelatihan GCSE di antaranya di bidang seni dan bahasa Jerman.Mengaku sebagai fans buku Harry Potter ,Grint memulai karier nya dengan ikut casting film Harry Potter. Dia mengirimkan video dirinya sendiri yang di dalam nya berisikan dia berpakaian seperti guru dramanya.Serta kei'inginan dia untuk lulus casting film Harry Potter.Akhirnya dia di terima dan menjadi Ron Weasley dalam Film Harry Potter , baik yg 1,2,3,4,5,6, sampai dengan yg 7.Tapi dia tidak hanya bermain di film Harry Potter tetapi dalam serial remaja lainnya.Ia juga di kenal sebagai pengisian suara radio dan televisi.Ketika sedang tidak bekerja , dia belajar mengendarai unicycle,menggambar,dan bermain golf.Dari penghasilannya dalam serial film "Harry Potter" , dia membeli sebuah van ice cream,dan menyatakan sambil bercanda,jika kariernya nanti jatuh dia masih mempunyai van ice cream tersebut..
Rupert Grint jadilah aktor terkenal di seluruh dunia dan di kenang sepanjang masa oleh para penggemarmu , teruslah menjadi yang terbaik... n_n
Selengkapnya...